Sabtu, 20 November 2010

ndjenjë

suatu malam itu, bulan bersinar dengan sempurna
Sesempurna kedatangan seseorang dari suatu masa

yang tak-nya sangka kan bertemu dengan yang lain
kaumungkin dan tak tahu juga, apa dia merasakannya

memang seperti sudah habis sebuah pengharapan
tetapi tak di minta sebuah balasan

sakitnya itu tidak sakit
perih nya itu tidak akan pernah perih
karena mungkin belom kau cicipi

tapi itu hanya pemikiran negatif dari pengharapan sempurna
karena tak berani berharap ataupun bermimpi

kau bukan yang terbaik, kau bukan yang tersempurna
bagi-nya kau biasa-biasa saja

entah bagi yang lain
karena rasa itu bukan dari sebuah tatapan
karena rasa itu bukan dari sebuah pemberian

tapi dari sebuah ketulusan

rasa tak kau pedulikan sedikitpun tentang sebuah
rasanya

Tidak ada komentar: